Leukemia Adalah Kanker yang Menyerang Sel Darah, Pahami Gejala dan Penyebabnya

Leukemia Adalah Kanker yang Menyerang Sel Darah, Pahami Gejala dan Penyebabnya

Friday, 30 October 2020
Leukemia Adalah Kanker yang Menyerang Sel Darah, Pahami Gejala dan Penyebabnya

Leukemia adalah jenis kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Leukimia sering juga disebut sebagai kanker darah. Hal ini dikarenakan kanker ini memengaruhi tubuh dalam memproduksi sel darah putih (leukosit).

Kondisi tidak normal tadi menyebabkan sumsum tulang belakang memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Kondisi ini mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang dan mengurangi jumlah sel darah yang sehat.

Secara garis besar, leukemia adalah jenis kanker darah yang membuat tubuh memproduksi sel darah putih secara berlebihan sehingga mengganggu fungsi tubuh dalam melawan infeksi.

Lalu, apa saja gejala dan penyebab yang membuat seseorang menderita leukemia?

 

Gejala Leukimia

  • Pembengkakan kelenjar getah bening, biasanya di tenggorokan, ketiak, atau selangkangan.
  • Merasa tidak nyaman di bawah tulang rusuk kiri bawah (yang disebabkan oleh limpa bengkak).
  • Anemia dan gejala yang terkait, seperti kelelahan, pucat di bibir, dan pucat di konjungtiva mata.
  • Kecenderungan untuk memar atau mudah berdarah, termasuk pendarahan dari gusi dan hidung, atau darah dalam tinja atau urine bisa menjadi salah satu gejala leukemia.
  • Rentan terhadap infeksi seperti sakit tenggorokan, atau pneumonia bronkial, yang bisa disertai dengan sakit kepala, demam ringan, sariawan, atau ruam kulit.
  • Kehilangan nafsu makan dan berat badan juga merupakan salah satu gejala leukemia.
  • Jumlah sel darah putih yang sangat tinggi dapat mengakibatkan masalah penglihatan karena pendarahan retina, telinga berdenging (tinnitus), perubahan status mental, ereksi berkepanjangan (priapismus), stroke, ataupun kejang karena pendarahan di otak.

Penyebab Leukemia

Secara umum, penyebab leukemia sebenarnya masih belum diketahui secara pasti dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Namun, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab leukimia diantaranya kelainan kromosom, paparan polusi, paparan radiasi, merokok, obesitas, dan lain sebagainya.

Dapat dikatakan jika faktor penyebab leukemia bisa berasal dari faktor eksternal dan internal tubuh. Adapun beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab leukemia adalah:

Paparan Radiasi

Sebuah penelitian menemukan bahwa radiasi dalam jumlah rendah tetap bisa meningkatkan risiko seseorang terkena leukimia. Itulah sebabnya wanita yang sedang hamil sangat tidak disarankan untuk melakukan rontgen atau pemeriksaan sinar X. Hal ini untuk menjaga agar risiko si jabang bayi terkena leukimia bisa ditekan.

Benzena

Benzena merupakan senyawa yang bersifat karsinogenik atau senyawa yang bisa menyebabkan kanker. Senyawa kimia ini banyak digunakan dalam produksi obat, plastik, bensin, karet buatan, tinta printer, serta pewarna rambut.

Radon

Unsur kimia dengan sifat radioaktif yang berwujud gas tidak berwarna serta tidak berbau ini, bila terhirup partikel alpha yang dipancarkan radon berpotensi menyebabkan kanker leukimia.

Salah satu sumber produksi Radon datang dari proses pemecahan alami dari uranium. Dalam beberapa kasus, air sumur pun ada yang mengandung Radon.

Jadi, alangkah baiknya selalu pastikan ventilasi rumah memadai dan udara bisa mengalir dengan baik, karena Radon yang lebih berat dari udara biasanya akan mengendap dekat dengan lantai.

Rokok

001 yoga tri priyanto
Kandungan karsinogen dalam rokok jika diserap oleh paru-paru dan dialirkan melalui pembuluh darah, maka bisa menjadi salah stau faktor penyebab leukemia. Hal ini tentu saja tidak hanya berlaku pada perokok aktif, tetapi juga pada perokok pasif.

Kopi Berlebihan

Konsumsi kopi secara berlebihan dan rutin ternyata juga bisa menjadi faktor penyebab leukemia. Berdasarkan data dari studi French ESCALE tahun 2013 memperlihatkan hasil bahwa meminum lebih dari 2 cangkir kopi setiap hari selama masa kehamilan bisa sedikit meningkatkan risiko bayi terkena leukimia.

Obesitas

Orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga memiliki risiko terkena kanker leukemia lebih tinggi. Meski belum ada penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita menjalankan pola hidup sehat dengan makan-makanan bergizi serta diimbangi dengan olahraga.